Gara News
Home Berita Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah Meninggal Dunia dalam Usia 84, IPB dan Ikasum Jaya Kehilangan Putra Terbaik Sumbawa
Beranda Jakarta

Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah Meninggal Dunia dalam Usia 84, IPB dan Ikasum Jaya Kehilangan Putra Terbaik Sumbawa

Senin, 25 Mei 2026 720 Views 2 Comment
prof-dr-kamaruddin-abdullah-meninggal-dunia-dalam-usia-84-ipb-dan-ikasum-jaya-kehilangan-putra-terbaik-sumbawa

 

 

Catatan: Didin Maninggara dari TPU Tanah Kusir, Jakarta (Episode 1)

__________

 

 

Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah, meninggal dunia dalam usia 84 tahun pada Senin, 25 Mei 2026. Berita duka ini baru dua jam lalu saya terima di Grup WA Ikasum Jaya. Tepatnya, saat saya dalam perjalanan menuju Bogor. Akhirnya saya kembali ke Jakarta dan langsung menuju TMP Tanah Kusir.

 

Berita duka ini tidak saja keluarga besar IPB yang kehilangan, melainkan juga tau Samawa yang menetap di Jabodetabek yang terhimpun dalam peguyuban Ikatan Keluarga Sumbawa Jakarta Raya (Ikasum Jaya).

 

Beliau purnabhakti sebagai Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 10 September 2007 tepat di hari ulang tahun usianya ke 65. Prosesi purnabhakti digelar di Hotel Bumi Karsa, Jakarta.

 

Saya hadir dalam acara tersebut sebagai putra Sumbawa sekaligus jurnalis yang diundang khusus untuk meliput. Tahun 1983-1985 saya sering meliput kegiatan Prof Kamaruddin di IPB. Terutama kegiatan promosi ujian doktor dimana beliau salah satu dosen penguji bersama Prof. Dr. Aida Vitalaya, sahabat saya yang ramah menyapa.

 

Prof. Kamaruddin lahir di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat pada 10 September 1942. 

 

Mengenang beliau adalah mengenang kebaikannya. Keilmuannya. Kecerdasannya. Rendah hatinya. Di tahun 1984, saya beberapa kali diundang makan malam di kediaman dinasnya Komplek Dosen IPB di Dramaga, Bogor. Saat itu beliau masih beristrikan perempuan Jepang yang juga baik hati.

 

Saat purnabakti tersebut digelar dalam Seminar sehari, bedah buku karya beliau dan temu alumni dengan tema "Energi Terbarukan untuk Mendukung Pembangunan Pertanian dan Pedesaan." 

 

Acara purnabhakti dan bedah buku diselenggarkaan oleh Bagian energi dan elektrifikasi Pertanian, Departemen Teknik Pertanian, Fakutas Teknologi Pertanian, IPB. Didukung oleh Pusat Pengembangan Ilmu Teknik untuk Pertanian Tropika – LPPM IPB, dan Balai Besar Teknologi Energi – BPPT.

 

Hadir pada kesempatan tersebut, Dekan Fateta IPB, Dr. Anas M. Fauzi, serta beberapa pejabat teras Fateta IPB lainnya. Hadir juga sekitar 7 orang profesor dari Jepang, salah satunya dari University of Tokyo, Prof. Dr. Yasuyuki Sagara.

 

Dalam sambutannya, Dekan Fateta mengatakan, bahwa Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah merupakan sosok yang penuh dengan ide-ide cemerlang.

 

Menurut dekan, pemikiran-pemikiran mengenai Energi Terbarukan (ET) harus tetap dikembangkan sehingga dapat diaplikasikan kepada masyarakat luas.

 

"Pemikiran ET harus terus berkembang sehingga dapat diaplikasikan kepada masyarakat, terutama untuk mendukung pembangunan pertanian dan pedesaan," ujarnya.

 

Sementara itu, Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah dalam Special Lecture memaparkan tentang tulisannya yang berjudul, "Establishment of Research Laboratory Under Indonesian Higher Education Set Up-From Laboratory to Practical Applications."

 

++++

 

Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah mendapat gelar Bachelor of Science pada tahun 1967 dan Master of Science pada tahun 1970 dalam bidang Agricultural Engineering di Tokyo Unversity of Agriculture and Technology, dan kemudian memperoleh gelar doktor pada bidang yang sama di University of Tokyo. Sejak tahun 1977 bekerja sebagai dosen di Jurusan Mekanisasi Pertanian (sekarang departemen Teknik Pertanian) fakultas teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

 

Selama bertugas di IPB pernah menduduki beberapa jabatan penting, seperti Pembantu Rektor V; Pembantu Dekan Fakultas Pascasarjana; Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Teknik Untuk Pertanian Tropika (CREATA); dan Kepala Lab. Energi dan Elektrifikasi Pertanian, Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian. 

 

Sejak tahun 2006 menjabat sebagai Rektor Universitas Dharma Persada, Jakarta.

 

Terlibat dalam banyak kegiatan profesi dan menduduki jabatan dalam beberapa organisasi profesi, baik nasional maupun internasional seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII), Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (Perteta), Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Dewan Riset Nasional Bidang Energi Terbarukan, International Commission of Agricultural Engineers (CIGR), American Society of Agricultural Engineers (ASAE), International Society for Southeast Asian Agricultural Sciences (ISSAAS), Asian Association of Agricultural Engineering (AAAE), dll.

 

Inovasi yang dihasilkan antara lain pengeringan dengan efek rumah kaca dan penyimpan dingin produk pertanian dengn radiasi nokturnal. Beliau juga mengusulkan konsep unit pengeolahan skala kecil (UPSK) menggunakan sumber energi terbarukan untuk mengolah berbagai produk pertanian di pedesaan. Rancangan yang dihasilkan telah tersebar di beberapa daerah di Indonesia untuk pengeringan kopi, kakao, ikan laut, serta alam, dendeng jantung pisang, dan benih serta pendinginan sayuran dan buah-buahan.

 

++++

 

Jenjang Pendidikan Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah:

 

_ 1967: BS. Agricultural Engineering, Tokyo University

of Agriculture and Technology.

 

– 1970: MS. Agricultural Engineering, Tokyo University

of Agriculture and Technology.

 

– 1967: Dr. Agricultural Engineering, Tokyo University

of Tokyo. (Bersambung ke episode 2).

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.