Gara News
Home Berita Opini Didin Maninggara (2) : Mahmud Abdullah Berpotensi Menang Jika Cawabupnya Mohamad Ansori
Pilkada

Opini Didin Maninggara (2) : Mahmud Abdullah Berpotensi Menang Jika Cawabupnya Mohamad Ansori

Senin, 10 Juni 2024 1189 Views 0 Comment
opini-didin-maninggara-2-mahmud-abdullah-berpotensi-menang-jika-cawabupnya-mohamad-ansori

Foto: Drs. H. Mohamad Ansori

 

 

Bupati Sumbawa H. Mahmud Abdullah sedang mencari pasangan di Pilbup mendatang. Usai gagal dengan Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDI-P Sumbawa Abdul Rafiq karena tidak direstui partainya.

 

Belakangan muncul dua nama. Yakni, Burhanuddin Jafar Salam yang dikenal dengan nama populer BJS dan H. Mohamad Ansori.

 

BJS adalah politisi senior pernah menjadi anggota DPRD NTB dan mantan Ketua PAN Kabupaten Sumbawa. Kini Ketua Partai Gelora Sumbawa. Adapun Mohamad Ansori merupakan Ketua DPC Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPRD Sumbawa.

 

Kedua politisi ini memiliki rekam jejak yang baik dan patut dijajaki Haji Mo.

 

Dalam tulisan opini pada episode ke 2 ini, saya ingin mewacanakan Ansori. Ia telah menjadi warga Sumbawa yang berasal dari Pulau Jawa. Tepatnya, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

 

Ansori merantau dengan daya ubah dirinya. Semangat yang tinggi. Tujuan yang jelas. Mengembangkan wirausaha yang profesional. Berbuah sukses di Sumbawa. 

 

Dari kesuksesannya itulah, alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya Cabang Trenggalek bergelar Drs ini, kemudian berkiprah di politik. Ia memilih Gerindra sebagai mesin politiknya ketika nyaleg DPRD Sumbawa pada pemilu legislatif tahun 2019. Alhamdulillah terpilih. Dan menjabat salah satu pimpinan Dewan.

 

Berkat pengabdian dan perjuangannya membesarkan partai, ia mendapat amanah menjadi Ketua DPC Gerindra di daerah ini.

 

Dari informasi yang saya rangkum, bahwa kisah sukses dan pengabdian Ansori diawali dari ikhtiar tiada henti diiringi doa.

 

Pengabdianya menebar "cahaya Ilmu”. Antara lain melakukan kegiatan ceramah di masjid-masjid. Hal itu dilakukan Ansori 

karena kecintaannya pada ilmu keislaman yang didapat selama menjadi mahasiswa perguruan tinggi agama Islam tersebut.

 

Baginya, menyampaikan setetes ilmu agama adalah tugas kenabian yang terpatri di sanubarinya. Menebar cahaya ilmu pengetahuan, khususnya keislaman yang ada dalam benaknya tidak tersisih oleh kesibukan berwirausaha.

 

Sebagai perantau, Ansori belajar akan arti kesabaran dan kerja keras demi meraih sukses.

 

Menguat

 

Ansori dikabarkan makin kuat berpasangan Haji Mo. Hal ini memantik tekad masyarakat pendukungnya untuk terus bergerak tanpa pamrih sekaligus ingin membuktikan bahwa keinginan mengantarkan sebagai Bacawabup pendamping Haji Mo bukan lagi slogan tanpa arti.

 

Bagi sebagian masyarakat Sumbawa akan menyatakan kebulatan tekad untuk mendukung Ansori. Meski harus diakui sebagian masyarakat lainnya ada yang berlabuh ke lain hati dengan bakal calon lain karena begitulah demokrasi.

 

Dengan hadirnya sosok Ansori yang diprediksi untuk mendampingi petahana, telah memperlihatkan gaung besar di tiap desa yang ia kunjungi dalam suasana silaturrahmi hari-hari ini.

 

Jika Ansori dijadikan sebagai Bacawabup, maka merupakan dua tokoh yang sangat pas untuk memimpin Sumbawa ke depan, sekaligus mewakili dua partai besar yang satu koalisi di Pilpres lalu: Golkar dan Gerindra yang memiliki mesin politik bergerak cepat dengan massa yang masif.

 

Mohamad Ansori, di mata sebagian masyarakat adalah sosok yang baik. Hampir tak terdengar kata-katanya yang membuat orang lain tersinggung. Ia ramah, rendah hati dan pemurah. Bahkan gajinya sebagai pimpinan Dewan dikembalikan kepada negara, melalui cara membantu masyarakat miskin. (Lanjut ke episode 3).

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.