Laporan :
GARANEWS.ID (1)
Olat Utuk mengubur pesona ketika matahari memeluk malam. Itulah suasana di Auditorium Sang Surya Pesantren Modern Internasional Dea Malela pada Minggu, 1 Februari 2026 malam tepat pukul 21:00 Wita menyambut kehadiran sederet selebriti papan atas yang menjadi dewan juri nasional acara grand final pencipta lagu Sumbawa yang digelar di pesantren itu.
Acara yang kedua kali diselenggarakan PMI Dea Malela dihadiri Irjen Kementerian Kebudayaan, Sekda Sumbawa mewakili bupati, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry, Rektor Unsa dan sejumlah tokoh berlangsung gembira ria dipenuhi penonton yang sebagian dari orang tua santri.
Grand final lomba cipta lagu Sumbawa menyimpan kenangan penuh makna yang tak pernah ingkar melestarikan kearifan lokal Tana Samawa yang kaya khasanah budaya berakar kuat pada pohon peradaban yang terpahat indah di pesantren berkelas dunia itu.
Kekuatan akarnya seperti jingga yang tak pernah ingkar pada senja, melantun rilik dan irama membawa pesan melankolis yang inovatif dan inspiratif.
Grand final cipta Lagu Sumbawa secara khusus diselenggarakan PMI Dea Malela, menampilkan berbagai ekspresi seni, dari karya orisinal dan musik lintas genre, dari tradisional hingga modern.
Adapun Dewan Juri Nasional terdiri dari empat selebriti papan atas. Mereka adalah: Dwiky Darmawan, Iis Dahlia, Cici Paramida dan Dewi Gita.
Sementara Dewan Juri lokal adalah :
Dewan juri Lokak
Lalu Irwansyah. BA ( Lalu Ayuk), A. Rahim Mahmud (Jahon Samawa), Wiyanto Paimin (Anto icak), Dodi Priyadi (Doro Samasta) dan Abdul Gafar (Apang).
(Bersambung).
John Doe
5 days agoLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.