Gara News
Home Berita Malam Final Lomba Cipta Lagu Samawa 2025 PMI Dea Malela, Tiga Juara Terbaik dengan Hadiah Fantastis
Beranda Sumbawa

Malam Final Lomba Cipta Lagu Samawa 2025 PMI Dea Malela, Tiga Juara Terbaik dengan Hadiah Fantastis

Senin, 20 Januari 2025 462 Views 0 Comment
malam-final-lomba-cipta-lagu-samawa-2025-pmi-dea-malela-tiga-juara-terbaik-dengan-hadiah-fantastis

GARANEWS.ID _ Pesantren Modern Internasional Dea Malela, populer dengan nama PMI Dea Malela menggelar Final Lomba Cipta Lagu Samawa (LCLS) 2025 pada Sabtu, 18 Januari 2025 malam. Acara berlangsung meriah di Auditorium Sang Surya, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan pembukaan oleh Pengasuh dan Pendiri PMI Dea Malela, Din Syamsuddin.

 

Puncak acara sesi pertama, mempersembahkan penampilan 10 Finalis dari puluhan peserta terseleksi. 

 

Hadir segenap civitas PMI Dea Malela dan Ketua Ikatan Wali Santri PMI Dea Malela, Kusnarti. Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat, Kusnarti juga mewakili Bupati Sumbawa Barat yang berhalangan hadir karena sedang berada di Yogyakarta. 

 

Hadir pula Sekda Sumbawa Budi Prasetiyo mewakili Bupati Mahmud Abdullah, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry, Kapolres Sumbawa, Dandim Sumbawa, para wali santri, sejumlah tokoh dan masyarakat sekitar. 

 

Dalam sambutan pembukaan, Din Syamsuddin menyampaikan bahwa Lomba Cipta Lagu Samawa (LCLS) 2025 akan diselenggarakan setiap tahun. Karena LCLS menjadi salah satu persembahan terbaik PMI Dea Malela untuk tau dan Tana' Samawa.

 

“Final LCLS 2025 sengaja diselenggarakan pada pertengahan Januari, untuk menyambut hari lahirnya Kabupaten Sumbawa yang diperingati pada 22 Januari,” ungkap Prof. Din yang dikenal sebagai tokoh mendunia.

 

Adapun jumlah peserta lomba LCLS 2025 sebanyak 35 peserta yang terdiri dari perseorangan dan grup. Setelah dilakukan penyeleksian yang ketat oleh dewan juri, terpilih 10 finalis terbaik. 10 finalis LCLS 2025 yakni Rabiya oleh Duane Fatri Rastaesia, Nomonda Dua Samawa oleh Trio Doaning, Samawa Intan Bulaeng oleh Gusmank Candra, Samawa oleh Is Talonang, Pasayung Samawa oleh Arboy Mesak, Susah Panyayang oleh Jaya Moyo, Parenti oleh Herpudianto, Suhardi, Firman, Kardiayansyah, dan Sutriawan (PR-Plus), Pasatotang oleh Hery MB, Parana Ngineng oleh Dody Pinalosa, dan Sumpeng Karedha oleh Dumrocker.

 

Proses seleksi dilakukan oleh 8 dewan juri yang terdiri dari seniman dan budayawan Samawa, Nasional hingga Internasional. Dewan Juri LCLS 2025 diketuai oleh Lalu Ayuk (sapaan akrab Irwansyah), musisi dan seniman Sumbawa. Adapun anggotanya adalah Dwiki Darmawan (musisi nasional berkaliber dunia), Embi C. Noer (pencipta soundtrack film G30S PKI, yang juga adik kandung sutradara kondang Arifin C. Noer), Jahon Samawa (penulis lirik lagu Poto Tano), Anton Richard, Anto Icak, Doro, Alex Parera.

 

Dalam final LCLS 2025, para finalis menampilkan penampilan yang sangat memukau. Pada akhir sesi penentuan juara 1, 2, dan 3, Dewan juri menyatakan bahwa kesepuluh finalis merupakan yang terbaik. 

 

Dwiki Darmawan selaku salah satu anggota dewan juri menyampaikan apresiasi terhadap PMI Dea Malela yang telah menginisiasi kompetisi lomba Cipta Lagu Nusantara, yang barangkali ini adalah satu-satunya pesantren di dunia yang menyelenggarakan hal seperti ini. 

 

Dwiki juga menyampaikan bahwa 10 lagu yang menjadi finalis akan dibuatkan hak cipta dan sesegera mungkin akan melakukan rekaman.

 

Sementara Embi C. Noer menyampaikan apresiasinya sebelum pengumuman 3 finalis terbaik. 

 

"Acara ini akan menjadi pemicu gerakan kecintaan terhadap kebudayaan Nusantara yang diawali dari PMI Dea Malela," ujarnya.

 

Setelah melakukan diskusi, para dewan juri, memilih tiga finalis terbaik. Juara 1 diraih oleh nomor urut 9 dengan jumlah skor 2010 yakni Trio Doaning dengan judul lagu Nomonda Dua Samawa.

 

Juara 2 diraih oleh nomor urut 1 dengan jumlah skor 1960, yakni PR-Plus dengan judul lagu Parenti.

 

Juara 3 diraih oleh nomor urut 10 dengan jumlah skor 1870, yakni Gusmank Candra dengan judul lagu Samawa Intan Bulaeng. Perlu diketahui, Gusmank Candra adalah siswa kelas 2 SMPN 2 Mataram, ibunya berasal dari Sumbawa dan ayahnya dari Lombok, menetap di Mataram. 

 

Juara 1 memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp. 15.000.000, juara 2 mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp. 12.500.000, sedangkan juara 3 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 10.000.000. Kegiatan Final LCLS 2025 ini disponsori oleh Bupati Sumbawa, Bupati Sumbawa Barat, Ketua IKWS PMI Dea Malela, Bank BSI, Fahri Hamzah, Rifai’i, DPRD Sumbawa, Bank Danamon dan lainnya. 

 

Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Band Santri Putra dan Putri PMI Dea Malela, dan Kusnarti selaku Ketua IKWS yang menyanyikan lagu Poto Tano bersama istri Wakil Ketua DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry, disela-sela waktu menunggu pengumuman juara.

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.