IMG-LOGO-X
Home Berita LAZ: Pemanggilan untuk Klarifikasi, Bupati Lobar Fauzan Siap Penuhi Panggilan Kejati NTB terkait Kasus Dugaan Korupsi PT AMGM
BERANDA LOMBOK BARAT

LAZ: Pemanggilan untuk Klarifikasi, Bupati Lobar Fauzan Siap Penuhi Panggilan Kejati NTB terkait Kasus Dugaan Korupsi PT AMGM

Sabtu, 24 Juni 2023 121 Views 0 Comment
laz-pemanggilan-untuk-klarifikasi-bupati-lobar-fauzan-siap-penuhi-panggilan-kejati-ntb-terkait-kasus-dugaan-korupsi-pt-amgm

GARANEWS.id _ Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid siap memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat terkait dugaan korupsi PT Air Minum Giri Menang (AMGM). Sebelumnya orang nomor satu di Lobar itu tak sempat memenuhi panggilan Kejati pada Selasa lalu karena sedang berada di luar daerah.

 

“Kita sudah komunikasi (dengan Kejati) untuk meminta penjadwalan ulang,” ujar Fauzan, Kamis, 22 Juni 2023.

 

Adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan korupsi itu dinilai Fauzan bentuk kepedulian masyarakat dan itu bagus. Sama halnya dengan Kejati NTB yang memiliki tugas yang sama untuk memastikan benar atau tidaknya dugaan tersebut. Orang nomor satu di Lobar itu menganggap kekurangan volume pada proyek fisik menjadi hal biasa. Menyusul adanya salah satu item laporan dugaan korupsi terkait kekurangan volume pada proyek fisik pemasangan pagar panel beton di Water Treatment Plant (WTP) Sembung.

 

“Yang perlu diketahui masyarakat oleh siapapun, yang namanya pekerjaan fisik masalah kekurangan volume itu masalah biasa. Tetapi nanti itu diaudit BPK, BPKP, Inspektorat menjadi temuan, dan dalam waktu satu bulan itu harus ditindaklanjuti, inikan biasa saja,” ujarnya.

 

Terkait permasalahan adanya selisih pengurangan penyertaan modal di perusahaan itu, Fauzan mengatakan hal itu biasa tergantung pada APBD. Ia umpamakan di 2021 penyertaan modal sebesar Rp 10 miliar namun kemudian di 2022 sebesar Rp 5 miliar.

 

“Itu tidak apa-apa asal tercatat segitu, yang tidak boleh itu kita setor Rp 10 miliar menjadi Rp 9 miliar itu yang tidak boleh. Kalau berkurang atau ndak, itu boleh,” jelas Fauzan.

 

Bagaimana dengan dugaan tidak singkronnya laporan penyertaan modal antara Pemkab Lobar, Kota Mataram dengan PT AMGM? Fauzan tidak yakin itu terjadi. Namun jika itu terjadi Fauzan menilai perbuatan itu jahat bila dilakukan. “Kalau seperti itu sudah jahat namanya, akan ditangkap langsung tanpa diperiksa,” imbuhnya.

 

Lanjut Fauzan, sejauh ini persentase penyertaan modal Pemkab Lobar bersama Kota Mataram pada PT AMGM, yaitu 60 persen Lobar berbanding 40 persen Kota Mataram. Dari sisi persentase memang Lobar 60 persen namun dari sisi aset Lobar kurang dari 60 persen. Sehingga untuk melengkapi kekurangan 60 persen itu Pemkab Lobar tetap menambah penyertaan modal.

 

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT AMGM, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) saat dikonfirmasi terkait pemanggilan Kejati NTB atas dugaan korupsi itu hanya menjawab bahwa pengambilan itu untuk dimintai klarifikasi.

 

“Diminta klarifikasi ya kita hadir menjelaskan, itu saja,” ujar Zaini.

 

Terkait dugaan itu, Zaini mengatakan laporan yang dilayangkan masyarakat itu atas temuan LHP BPK tahun 2019 dan 2020. Semua temuan LHP itu diakuinya sudah ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi BPK. 

 

Tags:

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.