Foto: Suasana halal bihalal tau Samawa se Jawa Timur di Hotel Surabaya Sulte, Minggu
GARANEWS.ID _ Acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Sumbawa (Ikasum) se-Jawa Timur digelar di Hotel Surabaya Suite Hotel, Minggu, 20 April 2025.
Kegiatan dihadiri oleh Sultan Sumbawa YM Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV, Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori, Ketua Ikatan Wanita Kerukunan Keluarga Sumbawa - NTB Hj. Maskahyangan, Dewi Indan, dan seluruh tokoh masyarakat Sumbawa di Jawa Timur
Dalam sambutannya, Sultan Sumbawa mengajak seluruh tau Samawa di perantauan, khususnya di Surabaya dan Jawa Timur agar selalu menjaga tali persaudaraan di tanah rantau, berfikiran maju dan kangila boat lenge.
Menurut Sultan, tau Samawa yang dikenal terbuka dan mudah beradaptasi dengan siapa pun dan dimana saja mereka berada adalah modal utama dalam membawa nama baik Tana Samawa, yang secara administratif pemerintahan berada di dua kabupaten, yakni Kabupaten Sumbawa sebagai daerah induk dan Kabupaten Sumbawa Barat yang menjadi daerah pemekaran.
"Apapun suku dan keturunan, jika mereka besar dan hidup di Tana Samawa, maka mereka adalah bagian dari tau Samawa yang wajib menjaga keluhuran adat Tana Samawa yang selalu berpegang pada syariat Islam, yaitu Adat bersendi pada Syara' dan Syara' bersendi pada Kitabullah.
Sultan menegaskan, ketika siapapun yang ditakdirkan lahir sebagai tau Samawa dan kemudian merantau, maka mereka tetap wajib membawa nilai nilai luhur tau samawa dan Tana Samawa.
Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori berharap agar tau Samawa di perantauan selalu ingat pada tanah leluhurnya Samawa dengan memberikan kontribusi berupa pemikiran, ide dan gagasan untuk kemajuan Tana Samawa.
Ansori yang lahir di Blitar, Jawa Timur adalah alumni UIN Sunan Ampel Cabang Trenggalek, sudah puluhan tahun berkiprah di Tana Samawa sebagai wirausaha. Dalam perjalanannya kemudian, terjun di politik sebagai Ketua Gerindra dan Anggota DPRD Sumbawa dan kini ditakdirkan memangku amanah Wakil Bupati Sumbawa.
Ansori juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat terbuka dan berharap akan gagasan konstruktif tau Samawa di perantauan untuk kemajuan Tana Samawa.
Ustad Abdul Rahim yang alumni Pesantren Modern Darussalam Gontor dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam tauziahnya mengingatkan, agar tali silaturahmi, ukhuwah sesama tau Samawa di perantauan tetap terpelihara sesuai dengan printah Allah, agar tercapai keberkahan hidup demi mendapat Ridha Allah SWT.
Disela tausyiahnya yang memukau hadirin, Ustadz Rahim yang beristrikan perempuan Surabaya, mengingatkan pada makna terdalam salah satu lawas Sumbawa, yakni "Riam remo turasate
Langan telas saling beme
Nomonda su ke susate". Yang ia artikan secara bebas: "Rukun bersatu di tanah rantau, saling tolong menolong , adat istiadat tana Samawa menjadi perekat kesamawaan kita."
Ustadz Rahim juga mengajak tau Samawa dimanapun berada, tentang pentingnya menjaga komitmen membantu dan mendukung Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang secara administratif dipimpin oleh dua bupati dan dua wakil bupati masing-masing di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat dalam kapasitas kita masing-masing untuk mewujudkan Sumbawa, sesuai motto daerah.
Apapun motto daerah atau jargon kepemimpinan kepala daerah, menurut Ustadz Rahim yang populer dengan nama Jahon Samawa, saling membantu dan mendukung itu akan indah jika atas dasar rasa cinta diperkuat dengan panotang no putis lako Tana Samawa dimanapun kita berada.
Tapi, lanjutnya, semua sendi kebaikan dan kemajuan yang kita capai mengandung satu prinsip dasar dan utama yang ia sebut prinsip hidup tau Samawa adalah 'takit ko Nene, kangila boat lenge".
Acara halal bihalal dihadiri kurang lebih 220 tau samawa dari seluruh Jawa Timur. (Bersambung ke episode 2).
John Doe
5 days agoLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.