Gara News
Home Berita Kadis Dikbud NTB Abdul Aziz : Mengajak Jajarannya Bekerja dengan Mengedepankan Integritas, Dedikasi, Loyalitas dan Akuntabilitas
PROFIL & TOKOH

Kadis Dikbud NTB Abdul Aziz : Mengajak Jajarannya Bekerja dengan Mengedepankan Integritas, Dedikasi, Loyalitas dan Akuntabilitas

Kamis, 01 Mei 2025 759 Views 0 Comment
kadis-dikbud-ntb-abdul-aziz-mengajak-jajarannya-bekerja-dengan-mengedepankan-integritas-dedikasi-loyalitas-dan-akuntabilitas

Foto: Abdul Aziz, S.H. M.H bersama bidadari dalam suatu acara di Jakarta

 

 

 

 

 

GARANEWS.ID _ Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melantik 72 pejabat eselon II dan III di Pendopo, Rabu, 30 April 2025. Pelantikan ini merupakan mutasi perdana, sejak ia bersama Wagub Umi Dinda resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu bersama para kepala daerah lainnya.

 

Mutasi perdana ini dalam rangka mengisi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong menjadi definitif. Selain itu, ada juga yang pindah tempat. Iqbal menyebut mutasi ini bersifat rotatif dan nihil nonjob.

 

"Alhamdulillah, hari ini (Rabu) kita sudah melantik 72 pejabat terdiri dari 25 eselon II dan sisanya eselon III. Jadi ini sifatnya rotatif dan tidak ada yang dinonjobkan. Semuanya dirotasi, dirubah posisinya, dirubah tempatnya supaya lebih sesuai," ungkap Gubernur dalam sambutannya.

 

Abdul Aziz, salah satu pejabat yang dirotasi dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan ke jabatan barunya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) angkat bicara. Dalam wawancara melalui telepon dengan Didin Maninggara dari GARANEWS.ID yang berada di kota wisata Pelabuhanratu, Jawa Barat pada Rabu larut malam, ia menjelaskan banyak hal dalam mengawali kepemimpinannya di Dinas Dikbud NTB.

 

"Alhamdulillah, Pak Gubernur memberi saya amanah baru untuk memimpin Dinas Dikbud," ujarnya mengucap syukur.

 

Mantan Sekda Kabupaten Sumbawa Barat ini lebih lanjut menegaskan, dirinya selaku Kadis Dikbud yang baru akan mengawali bekerja dengan mengumpulkan jajarannya dalam rangka perkenalan sekaligus memberi arahan.

 

Arahan perdana, ia mengajak kepada jajaran di Dikbud NTB, termasuk Kepala UPT dan Kepala Sekolah untuk bekerja dengan mengedepankan yang paling pokok dan utama adalah menjunjung tinggi integritas, dedikasi, loyalitas dan akuntabilitas.

 

Integritas, kata Aziz, adalah tingkah laku yang melambangkan karakter individu seorang ASN. 

 

Dengan karakter yang baik, ia meyakini integritas yang akan ditanamkan kepada jajarannya akan menciptakan keselarasan bekerja dalam satu tim yang solid yang mencerminkan kebersamaan.

 

Karena itu ia berharap, integritas bekerja di OPD yang dipimpinnya terhitung hari ini (Kamis) harus bisa melahirkan keterpaduan berbagai hasil yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan kinerja. Dengan demikian, nilai integritas merupakan kesatuan antara pola pikir, perasaan, ucapan, dan perilaku yang selaras dengan hati nurani dan norma yang berlaku.

 

Aziz yang memulai karir birokrat di Pemprov NTB sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan setelah berakhir masa jabatannya Sekda Sumbawa Barat, menyinggung tentang dedikasi. Ia memaknai dedikasi adalah sikap mental yang menunjukkan kesediaan seseorang untuk memberikan seluruh potensi dirinya pada suatu aktivitas bekerja dalam satu tim solid untuk mencapai tujuan.

 

"Dedikasi adalah sebuah sikap yang menunjukan keinginan seseorang untuk mendapatkan hasil yang berkualitas tinggi," pungkasnya, seraya menambahkan, bahwa dedikasi adalah pengabdian bekerja secara utuh dan total.

 

Untuk itu, sebagai Kadis Dikbud yang baru, Aziz mendorong jajarannya mengedepankan dedikasi, yakni pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha dalam bekerja.

 

Adapun loyalitas adalah sifat setia yang diwujudkan dalam berbagai macam bentuk tindakan, seperti menepati janji dan memberikan dukungan secara penuh, menurut Aziz, sangat berperan signifikan untuk lebih menanamkan di lingkup Dikbud.

 

Pasalnya, lanjut dia, karena pada dasarnya, loyalitas adalah kesetiaan, pengabdian dan kepercayaan yang diberikan atau ditujukan kepada seseorang yang diberi mandat.

 

"Jadi intinya, loyalitas merupakan 

pencerminan kesetiaan atau kepatuhan seseorang terhadap pimpinannya, dalam hal ini Gubernur dan atau pimpinan lainnya dalam satu kesatuan kerja," urainya.

 

Penyandang gelar S.H. M.H. ini begitu semangat mengurai benang merah akuntabilitas. Menurutnya, akuntabilitas adalah kewajiban untuk mempertanggungjawabkan tindakan atau keputusan yang diambil, serta kinerja yang dihasilkan, kepada pihak yang berkepentingan. Ini mencakup kewajiban untuk memberikan penjelasan, laporan, dan bukti atas pekerjaan yang telah dilakukan. 

 

"Substansinya, kuntabilitas adalah pertanggungjawaban individu atau organisasi dalam menjalankan tugasnya. Pertanggungjawaban ini bisa dilakukan secara vertikal ke atasan ataupun horizontal kepada masyarakat," tegasnya, sembari memberi definisi umum akuntabilitas adalah tindakan seseorang atau organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya dalam mempertanggungjawabkan tugas dan kewajiban, baik berupa tindakan, keputusan, dan kinerja secara transparan dan jujur.

 

Intinya, lanjut Aziz, akuntabilitas yang bakal diterapkan di Dikbud NTB adalah terkait tata kelola yang menjamin pemanfaatan sumber dana secara konsisten, sesuai harapan Gubernur Lalu Muhammad Iqbal.

 

Di akhir wawancara melalui telepon dalam durasi 7 menit, Abdul Aziz mengungkap keinginannya menjelang purnabhakti dari ASN, pada awal September 2025 mendatang.

 

"Saya sebagai ASN karir yang sudah malang melintang menempati berbagai posisi, baik di Pemkab Sumbawa maupun Pemkab Sumbawa Barat dan Pemprov NTB, telah menanamkan niat dan tekad untuk mengakhiri pengabdian di pemerintahan dengan kesan baik tanpa cela, yang dalam bahasa agamanya husnul khotimah," tutupnya.

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.