Pena Hati
Didin Maninggara
Dari Tangerang, Banten
___
Ismaildin
putra asli Pemangong, sebuah dusun di kaki Olot Utuk, 40 kilometer dari sebelah selatan Sumbawa Besar, ibu kota Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Pria
usia 65 tahun itu, memiliki nama familiar, Abah Mail Datu Pangela. Pangela mengandung makna "adab berkata atau hati-hati dalam berkata."
Nama
Abah Mail Datu Pangela telah lama menjadi sebutan akrab di wilayah Banten, khususnya Tangerang.
Pada
usia kelas 6 Sekolah Dasar di Pemangong, Abah Mail memberanikan diri dengan tekad menyala berziarah dan berdoa di Makam Dea Tuan. Dea Tuan merupakan paman Ismail Dea Malela yang makamnya terletak di atas bukit Dusun Pemangong, yang sekarang menjadi tempat berdirinya Pesantren Modern Internasional Dea Malela atau populer dengan nama PMI Dea Malela yang didirikan Prof. Dr. M. Din Syamsuddin yang juga sepupu satu Abah Mail Datu Pangela.
Doa
Abah Mail di makam tersebut merupakan jejak tertinggal yang disimpan waktu.
Jejak
itu tetap basah disirami embun Olat Utuk yang sejuk membuat hati Abah Mail terasa bahagia setelah hadirnya pesantren berkelas internasional itu yang pada Juni 2026 ini genap berusia 10 tahun atau satu dekade.
Rasa
bahagia dan syukur kepada Allah SWT menyelimuti jiwa Abah Mail Datu Pangela.
Sabtu
malam ini, 4 Juli 2026 di kediamannya di Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Abah Mail sujud syukur sembari mengucapkan selamat Milad ke 10 PMI Dea Malela yang akan diselenggarakan di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Dalam
sujud syukurnya, Abah Mail melangitkan doa dan menggenggam harapan semoga hari esok PMI Dea Malela semakin maju.
John Doe
5 days agoLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.