IMG-LOGO-X
Home Berita Catatan Fuadi Syam Wapemum GARANEWS.id : Perayaan Hari Jadi ke 65 Kabupaten Sumbawa di TMII Sukses Meski Tanpa Pergelaran Adat
Beranda Jakarta

Catatan Fuadi Syam Wapemum GARANEWS.id : Perayaan Hari Jadi ke 65 Kabupaten Sumbawa di TMII Sukses Meski Tanpa Pergelaran Adat

Sabtu, 03 Februari 2024 180 Views 0 Comment
catatan-fuadi-syam-wapemum-garanews-id-perayaan-hari-jadi-ke-65-kabupaten-sumbawa-di-tmii-sukses-meski-tanpa-pergelaran-adat

GARANEWS.id _ Ratusan warga Ikatan Keluarga Sumbawa (Ikasum) Jabodetabek tumpah di Paviliun Dalam Loka, Taman Miniatur Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu, 3 Februari 2024. Mereka hadir merayakan Hari Jadi Kabupaten Sumbawa ke 65. Mereka gembira ria, diselingi canda melepas tawa membalut sebumbung kangen yang sebagian dari mereka lama tak jumpa. 

 

Garis sinar mentari cerah seolah memahat kenangan di Paviliun itu menyapa mencumbui kehangatan berjumpa satu sama lain, terasa melebur dalam rasa menikmati suasana betapa indahnya silaturrahmi, seindah pesona Taman Mini itu.

 

"Mari kita sambut Ibu Wabup Hj. Dewi Noviany yang terbang jauh dari Tana' Samawa Intan Bulaeng, ingin melepas rindu berkumpul bersama kita di tempat ini," ucap Soebekti Soedijarto, Penasehat Ikasum Jabodetabek yang bertindak sebagai pembawa acara, mengawali sekapur sirih penyambutan.

 

Suasana pun "hening" sejenak. Orkestra acara mengusik imajinasi sarat makna. Luluh dalam kalbu. Pembawa acara melanjutkan dengan menyampaikan terima kasih kepada para yang hadir, khusus kepada Ibu Wabup dan Feizal Tamin, eks Menteri PAN sebagai tokoh senior Ikasum. Teristimewa juga kepada nahoda Ikasum Jabodetabek, Arif Hidayat dan Kepala Penghubung Pemprov NTB, Sofyan H. Alimuddin. Serta sederet tokoh Ikasum lainnya.

 

Heboh, tapi teratur dan tertib ketika Doro memainkan keyboardist dengan penampilan penyanyi Zainal Ahmad yang pensiunan Mahkamah Agung RI melantunkan tembang-tembang kenangan dengan suara emasnya.

 

"Di antara bait syair nyanyian yang dilantunkan ZA Dilaga terasa ada diaroma rindu dan cinta berkisah tentang tanah kelahiran kita begitu dalam menyentuh kalbu," ujar Pembawa Acara, mengomentari. Hadirin pun ikut luluh, melarut bersama indahnya suasana.

 

Di balik sukses acara tersebut, Soebekti merasakan ada yang tertinggal. Yaitu, tanpa pergelaran adat Samawa, baik tari, sakeco maupun lawas dan sejenisnya. 

 

"Semoga ini menjadi bahan evaluasi untuk acara yang sama tahun-tahun mendatang," kata Soebekti berharap.

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.