Foto: Pesona Gunung Geulis dilihat dari Jatinangor jelang matahari terbenam
Jatinangor, Jawa Barat, 31 Januari 2025
Alam Bandung tampak ceria dihiasi pesona Gunung Geulis. Itu saya rasakan langsung ketika berada di lantai atas rumah kediaman seorang sahabat di Jatinangor pada Jumat 31 Januari ini jelang matahari terbenam.
Dari pemandangan itu saya terinspirasi tentang makna hidup. Bahwa dalam hidup, ada suka dan duka. Ada senang dan susah. Ada jatuh bangun. Semuanya memberi makna untuk intropeksi diri. Memberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun seberapa sering kita memahami ritme hidup adalah perjuangan sekaligus pengorbanan. Kita harus berani melangkah. Harus berani menerima konsekuensi dari keputusan yang kita ambil.
Jangan takut mengakui kita pernah salah jalan. Kita pernah tidak bijak mengambil keputusan. Kita pernah tidak ikhlas menerima kenyataan pahit getir kehidupan.
Dari itu mari kita refleksi kekurangan kita dengan jarak waktu. Karena waktu adalah masa jeda kita melakukan perbaikan diri. Sebab dalam waktu, muncul kesadaran kita ikhlas menerima bahwa tidak semua harapan menjadi nyata. Tidak semua janji ditepati. Tidak semua yang kita perjuangkan akan menuai hasil.
Pada keadaan itulah, kita dihadapkan pada pelajaran paling menyakitkan, sekaligus juga paling berharga dalam hidup: belajar menerima dan melepaskan.
John Doe
5 days agoLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.