Gara News
Home Berita Catatan Didin Maninggara : HAJI ISAM YANG DERMAWAN
Opini

Catatan Didin Maninggara : HAJI ISAM YANG DERMAWAN

Minggu, 23 Maret 2025 146 Views 0 Comment
catatan-didin-maninggara-haji-isam-yang-dermawan

Foto: Samsuddin Andi Arsyad atau akrab disapa Haji Isam

 

 

Minggu sore, 23 Maret 2025. Telepon berdering di HP saya. Saya kaget bercampur senang. Kaget karena yang menelepon adalah Haji Isam. Senang lantaran saya merasa bersyukur ditelepon oleh sosok darmawan, kaya raya, pengusaha ternama yang akrab dengan dua presiden: Jokowi dan Prabowo.

 

Saya mengenal Haji Isam melalui berita banyak media, yang menulis tentang kesuksesan bisnisnya yang menggurita diberbagai sektor.

 

Saya terkesan dengan bicaranya yang lembut. Dari kelembutannya, saya maknai cara dan pola kerja Haji Isam rapi dan totalitas. Berdisiplin. Penuh dedikasi. Terukur dan terstruktur. Sangat akuntabel. Sangat profesionalitas dalam bekerja dan memimpin perusahaannya.

 

Haji Isam bernama lengkap Samsuddin Andi Arsyad. Lahir di sebuah desa di Bone, Sulawesi Selatan pada 1 Januari 1977. Perjalanan hidupnya penuh dengan kisah sukses. Ia memulai bisnisnya dari nol. Pernah menjadi tukang ojek. Supir pengangkut kayu, dan operator alat berat. 

 

Haji Isam dikenal karena bisnis batubara dan grup usahanya, Johnlin, yang membuka banyak lapangan kerja di Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan. 

 

Di Kalimantan Selatan, ia dikenal sebagai sosok dermawan. Kedermawannya juga dikenal luas oleh publik di daerah lain. Ia dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dan disebut sebagai Crazy Rich Batulicin. 

 

Meski saat ini telah dikaruniai kekayaan yang berlimpah, sosoknya sering dijuluki sebagai pengusaha ‘from zero to hero’ yang artinya pengusaha sukses dari nol.

 

Ketika mulai berbisnis pertama kali. Ia bermodal dengkul. Saat itu, ia sedang bekerja kepada seorang Tionghoa yang bergerak di bidang tambang batubara. Dari sana, ia mulai belajar seluk beluk tentang bisnis batubara. Setelah ilmu dan modalnya cukup, ia pun memutuskan untuk keluar dan membuka usaha sendiri. Kini sosoknya dikenal secara luas di Kalimantan Selatan maupun nasional sebagai pengusaha sukses. Miliki perusahaan tambang hingga jet pribadi

 

Ia pun dikenal sosok pengusaha kaya raya berkat sejumlah kerajaan bisnis miliknya, yakni PT. Jhonlin Group. Induk usahanya tersebut, menaungi sejumlah perusahaan seperti PT. Jhonlin Baratama, PT. Jhonlin Marine and Shipping dan juga PT. Jhonlin Air Transport. Beberapa usaha tambangnya bahkan bisa menghasilkan 400 ribu ton batu bara dengan omset Rp 40 miliar per bulan. Tak cukup disitu, ia bahkan menggarap usaha transportasi dan properti. Lewat PT. Jhonlin Air Transport, ia akan membuka rental jet pribadi.

 

Selain menjadi seorang pengusaha, Haji Isam juga ternyata menggemari kegiatan balap. Saking gandrungnya, ia bahkan mendirikan sebuah tim balap yang dinamakan Jhonlin Racing. Kegemarannya tersebut juga menular pada buah hatinya sang putri, Liana Saputri. 

 

Tak hanya hobi balap. Haji Isam juga termasuk sosok yang sangat dermawan. Terbukti, ia memberangkatkan 250 Guru SMP Negeri 1 Mentewe, kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan untuk pergi Umrah. Selain itu, Haji Isam juga pernah meminjamkan jet pribadi non komersial miliknya untuk digunakan DR. Zakir Naik berdakwah selama di Indonesia.

 

Kebajikannya yang sedang viral di medsos, Haji Isam mengumumkan sendiri video "Berbagi Rejeki Bagi yang Membutuhkan untuk Modal Usaha dan Keperluan Lain." Tentu, dengan memenuhi tahapan persyaratan sesuai ketentuan. 

 

Berbagi rejeki ini, disebutkan Haji Isam sebagai bentuk rasa syukur kehadapan Allah SWT atas rejekinya yang melimpah. 

 

"Alhamdulillah, Tuhan memberkahi saya rejeki yang melimpah, berkat doa dan kerja keras," ucap Haji Isam disela-sela percakapan telepon dengan saya.

 

Saya pun haru dan bangga mendengar jiwa rendah hatinya. Ada motivasi yang menginspirasi dari makna jiwa rendah hati sosok dermawan ini.

 

"Haji Hisam adalah contoh nyata perjalanan hidup manusia," ujar saya menimpali.

 

Usai percakapan telepon sekitar durasi 10 menit, saya jadi teringat ajaran Islam tentang perjalanan hidup manusia dimulai dari alam ruh, alam rahim, alam dunia, alam barzah, dan alam akhirat. Bahwa dalam perjalanan hidup di dunia, 

 

Proses awal sebelum lahirnya manusia, dimulai dari ovum yang dibuahi sperma.

 

Fase kehidupan selanjutnya di dunia. Kemudian yang paling menentukan kehidupan manusia setelahnya adalah alam barzah atau alam kubur. Alam kubur, manusia menunggu hari kiamat yang akan menentukan kedudukan mereka di alam akhirat. Alam akhirat merupakan

pemberhentian terakhir dari perjalanan hidup manusia, di mana manusia akan di audit seluruh amal kebaikan dan keburukannya untuk kemudian menuju Yaumul 

Ba'ats (Hari Kebangkitan) dan Yaumul Mahsyar (hari berkumpulnya seluruh manusia) untuk menjalani

Yaumul Hisab (Hari Perhitungan), Yaumul Mizan (Hari Penimbangan), Yaumul Sirat (hari melewati jembatan) antara surga dan neraka, serta Yaumul Jaza (Hari Pembalasan).

 

Sebagai muslim yang dermawan, Haji Isam sangat meyakini bahwa tujuan utama hidup manusia di dunia adalah untuk beribadah dan taat kepada Allah SWT, serta meraih ridha-Nya. 

 

Haji Isam pun sangat paham, Islam menekankan bahwa tujuan hidup manusia melampaui pencapaian duniawi, mencakup pertumbuhan spiritual dan kebahagiaan di akhirat. Manusia harus berusaha berbuat baik dan membagi kebaikan terhadap sesama dengan konsep dasar ta'awun (saling tolong menolong dalam kebaikan).

 

Melalui tulisan ini, saya mendoakan, semoga contoh nyata perjalanan hidup Haji Hisam dengan kedermawanannya mendapat imbalan berkah dan rezki yang terus melimpah dari Allah, pemilik kekuasaan tunggal di dunia dan di akhirat kelak.

 

@Sumbawa, NTB, 24 Ramadhan 1446 H.

 

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.