Laporan:
Yonathan Nugraha,
Jurnalis Senior GARANEWS.ID
CIBINONG, GARANEWS.ID _
Dinamika politik organisasi di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor semakin memanas. Jelang Musyawarah ke IX, Kadin Kabupaten Bogor yang dijadwalkan Selasa, 1 September 2026, sudah muncul 3 kandidat yang secara resmi menyatakan maju memperebutkan kursi orang nomor satu Kadin daerah ini periode 2026-2031.
Ketiga kandidat tersebut adalah Dr. Ir. H. Sulhajji Jompa yang lebih dulu deklarasi pekan lalu, Hilal Firmansyah, SE, MM yang menggelar deklarasi hari ini, Senin (10/8), dan Muhamad Ridwan yang juga menyatakan kesiapan siang tadi di kawasan Puncak, Bogor. Ketiganya adalah Pengurus Kadin Kabupaten Bogor saat ini.
100 Lebih
Anggota ALB
Dukung Hilal
Firmansyah
Deklarasi dukungan untuk Hilal Firmansyah berlangsung di Hotel Horison, Cibinong. Acara tersebut dihadiri lebih dari 100 anggota Kadin dari 12 Asosiasi Usaha Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Kabupaten Bogor.
Kehadiran massa yang besar ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di Mukab nanti akan berlangsung ketat.
Dalam orasinya, Hilal yang saat ini menjabat sebagai Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor dan juga Wakil Ketua Kadin Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen Kadin untuk bersatu. Ia menekankan bahwa tantangan dunia usaha ke depan tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri.
"Kita mesti memperkuat soliditas, menjaga harmoni, melaksanakan program kerja termasuk pembinaan UMKM secara inklusif," tegas Hilal di hadapan para pendukungnya.
Hilal juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas iklim usaha di Kabupaten Bogor. Menurutnya, kenyamanan berusaha adalah kunci agar investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah terus berjalan.
Untuk menguatkan semangat kebersamaan, Hilal mengusung semboyan dalam Bahasa Sunda, _'Rareongan sangkan waluya'_. Semboyan ini mengandung makna ajakan untuk bersama-sama membangun dan mencapai tujuan secara gotong royong.
Usung Konsep
"Kadin Inklusif"
Jika dipercaya memimpin, Hilal membawa sejumlah agenda utama. Gagasan terbesarnya adalah menjadikan Kadin sebagai organisasi yang lebih terbuka dan inklusif.
Menurutnya, Kadin selama ini sering dipersepsikan hanya menjadi wadah perusahaan besar. Padahal, kekuatan ekonomi Kabupaten Bogor justru bertumpu pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
"Kadin harus mampu menjadi wadah bersama bagi seluruh pelaku usaha tanpa membedakan skala bisnis. Mulai dari pelaku usaha mikro dan kecil hingga perusahaan dengan skala besar, seluruhnya harus mendapatkan ruang yang sama untuk berkembang melalui Kadin Kabupaten Bogor," ujar Hilal.
Hilal menilai penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi kebutuhan mendesak. Terlebih di era saat ini, perkembangan dunia usaha berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi.
"Pelaku usaha sektor mikro dan kecil masih membutuhkan peningkatan keterampilan serta kemampuan agar dapat berkembang dan lebih kompetitif," jelasnya.
Karena itu, program peningkatan kapasitas atau _upskill_ dan _upgrade_ kemampuan pelaku usaha menjadi salah satu fokus utama yang ingin ia dorong. Program ini diharapkan mampu mencetak pengusaha-pengusaha baru yang adaptif terhadap perubahan zaman dan digitalisasi.
Namun sebelum menjalankan program-program tersebut, Hilal menegaskan langkah pertama adalah membangun Kadin sebagai rumah besar yang mampu merangkul semua elemen.
"Saya ingin memastikan tidak ada pelaku usaha yang merasa ditinggalkan, baik mereka yang bergerak di sektor mikro maupun perusahaan dengan skala bisnis terbesar," tegasnya.
Dengan konsep inklusif ini, Hilal berharap Kadin Kabupaten Bogor bisa semakin kuat sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, sekaligus pengembangan kapasitas dunia usaha.
"Keberadaan organisasi yang inklusif akan menjadi fondasi penting agar seluruh pelaku usaha dapat tumbuh bersama di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi," pungkasnya.
Senior Kadin:
Mukab Momentum
Pulihkan Rumah Besar
Acara deklarasi juga dihadiri senior Kadin Kabupaten Bogor, H. Enday Dasuki, SIP, SH, MH. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh keluarga besar Kadin memanfaatkan Mukab sebagai momentum pemersatu.
Ia mengingatkan sejarah kelam Kadin yang pernah terpecah menjadi dua kepengurusan akibat konflik internal.
"Rumah besar Kadin pernah diguncang prahara. Karena itu, momentum Mukab ini harus kita gunakan sebaik-baiknya untuk kembali dalam satu rumah besar yang harmonis. Jadikan Kadin sebagai mitra dunia usaha dan Pemerintah Daerah dalam membangun perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat," pesan Enday.
Pernyataan Enday diperkuat Hilal dengan perumpamaan. Ia mengibaratkan Kadin dan seluruh anggotanya sebagai sebuah bahtera yang sedang berlayar di lautan luas.
"Kita siap menghadapi badai dan ombak bersama-sama. Kadin harus mampu menerjemahkan program-program kerjanya secara inklusif agar semua penumpang di kapal ini selamat sampai tujuan," katanya.
Tim Pemenangan:
Hilal Punya 3 Modal
Kepemimpinan
Ketua Tim Pemenangan Hilal, Gustav Manurung, juga turut memberikan orasi. Ia memuji karakter dan gaya kepemimpinan Hilal yang dinilai cocok memimpin Kadin ke depan.
Menurut Gustav, ada tiga modal sosial yang membuat Hilal layak didukung mayoritas anggota. Ketiga hal itu adalah mau mendengar, siap merangkul, dan tangguh bekerja.
"Ketiga karakter itu ada pada Hilal. Itu yang membuat saya siap menerima amanah sebagai Ketua Tim Pemenangan," ungkap Gustav lugas.
Ridwan
Susul Deklarasi
di Puncak
Sementara itu, kandidat ketiga, Muhamad Ridwan, tidak mau ketinggalan. Siang tadi ia juga menggelar pertemuan dan menyatakan kesiapannya maju di sebuah restoran di kawasan Puncak, Bogor.
Dengan demikian, peta persaingan Ketua Kadin Kabupaten Bogor 2026-2031 kini resmi diikuti tiga nama. Masing-masing kandidat diprediksi akan terus melakukan konsolidasi hingga hari H Mukab.
Bagi dunia usaha di Kabupaten Bogor, Mukab ini menjadi sangat penting. Pasalnya, Kadin diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, menjembatani kepentingan pengusaha dengan pemerintah, serta menjawab tantangan digitalisasi dan persaingan global.
Kini publik dunia usaha menunggu, visi dan program siapa yang paling mampu menjawab kebutuhan ALB Kadin dan ribuan pelaku usaha di Kabupaten Bogor.
John Doe
5 days agoLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.