IMG-LOGO-X
Home Berita Meskipun Telah Didatangi Salah Seorang Terkemuka di NTB, Izzul Islam Enggan Damai Terkait Laporannya ke Polda
Hukum & Kriminalitas

Meskipun Telah Didatangi Salah Seorang Terkemuka di NTB, Izzul Islam Enggan Damai Terkait Laporannya ke Polda

Jumat, 31 Maret 2023 135 Views 0 Comment
meskipun-telah-didatangi-salah-seorang-terkemuka-di-ntb-izzul-islam-enggan-damai-terkait-laporannya-ke-polda

 

GARANEWS.id _ Mantan Anggota DPR RI dan mantan Wakil Bupati Lombok Barat Izzul Islam melaporkan dua anggota grup WhatsApp Sahabat Bang Zul atas kasus dugaan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Polda NTB beberapa hari lalu.

 

Semenjak laporan dilayangkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda NTB, salah satu orang terkemuka di NTB, yang juga selaku admin di grup tersebut mendatangi Izzul Islam dan mengajak untuk berdamai. Akan tetapi, ajakan tersebut tampaknya ditolak.

 

“Terlapor belum ada, tapi dari salah satu admin sudah mendatangi klien kami untuk dimintai perdamaian. Tapi untuk sementara keluarga dan simpatisan belum menerima penawaran perdamaian itu sendiri,” beber Sahril, selaku penasihat hukum Izzul Islam saat dihubungi Radar Lombok, Rabu, 29 Maret 2023, yang dikutip GARANEWS.id.

 

Ditegaskan, hingga saat ini kliennya masih enggan untuk menempuh jalur perdamaian. Itu dikarenakan ingin melihat sejauh mana penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda NTB. 

 

“Kita ingin melihat sampai sejauh mana iktikad baik daripada terlapor,” tegasnya.

 

Terkait dengan tindak lanjut dari aparat penegak hukum dengan laporan itu, belum ada kepastian. Pasalnya, penyidik hingga saat ini belum memanggil kliennya untuk dimintai keterangan. 

 

“Sampai sekarang ini belum kami menerima surat panggilan untuk dimintai keterangan oleh penyidik Reskrimsus Polda NTB,” terangnya.

 

Koordinasi dengan penyidik Dit Reskrimsus Polda NTB sudah dilakukan. Hasil dari koordinasi, lanjutnya, penyidik meminta waktu terkait dengan jadwal untuk kliennya dimintai keterangan, selaku pelapor. 

 

“Kami berharap penyidik Polda NTB segera agendakan agar kita bisa menemukan titik terang kasus ini. Kita tidak mau persoalan ini juga berlarut-larut. Jangan sampai nanti pendukung atau simpatisan klien kami datang menggedor Polda NTB, karena waktu sudah cukup kita menunggu untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Plt Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan.

 

Diketahui, dalam perkara ini, laporan pengaduan Izzul Islam tercatat dengan Nomor: TBLP/118/III/2023/Ditreskrimsus. Ada dua orang menjadi terlapor, yakni inisial IM dan RS. Tempat kejadian di grup WhatsApp tertanggal 19 Maret 2023.

 

Laporan dilayangkan, bermula dari IM yang memposting link berita tahun 2011 di grup WhatsApp Sahabat Bang Zul yang berisikan dugaan Izzul Islam dipecat gara-gara ijazah palsu. Postingan itupun memantik reaksi anggota grup yang beranggotakan mencapai 448 orang itu. Salah satunya ialah terlapor RS yang membalas dengan kalimat "manusia paling bobrok, goblok dan keparat yang menggunakan ijazah palsu. Agamanya palsu, hidupnya palsu".

 

Laporan pengaduan yang dilayangkan itu, menyertakan Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 a ayat 2. “Ini pencemaran nama baik dan SARA. Ada dua pasal yang kami laporkan,” sebut Sahril sewaktu melapor.

Tinggalkan Komentar



Komentar

Image Description
John Doe
5 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A doloribus odio minus, magnam nisi repellendus aspernatur reiciendis sit dignissimos expedita eius deserunt! Saepe maxime ipsam quo minus architecto at sequi.